Berita  

BHABINKAMTIBMAS ARAB KENANGAN SOSIALISASIKAN BAHAYA TPPO, AJAK WARGA LEBIH BIJAK TERIMA INFORMASI

Sumbawa Barat – Upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terus digencarkan jajaran Polres Sumbawa Barat melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat. Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Arab Kenangan, Aipda Gede Eka, pada Selasa (03/03/26).

Dalam kegiatan sambang yang dilaksanakan di salah satu rumah warga binaannya, Aipda Gede Eka memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan sosialisasi terkait bahaya TPPO. Dengan pendekatan humanis dan penuh keakraban, ia mengedukasi warga tentang modus-modus perdagangan orang yang kerap menyasar masyarakat dengan iming-iming pekerjaan bergaji besar.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran kerja yang tidak jelas asal-usulnya, terutama yang menjanjikan penghasilan tinggi tanpa prosedur resmi,” ujar Aipda Gede Eka di sela-sela kegiatan.

Selain menyampaikan sosialisasi TPPO, ia juga mengingatkan warga agar tidak mudah percaya terhadap berita atau informasi yang belum jelas sumbernya. Menurutnya, maraknya informasi di media sosial saat ini menuntut masyarakat untuk lebih bijak dan selektif dalam menerima serta menyebarkan informasi.

“Jangan sampai kita ikut menyebarkan berita yang belum tentu benar. Pastikan sumbernya jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” pesannya kepada warga.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat yang merasa terbantu dengan adanya penjelasan langsung dari pihak kepolisian. Warga pun berharap kegiatan sambang dan edukasi seperti ini terus dilakukan secara rutin.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sumbawa Barat, Iptu Ardiyatmaja, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari komitmen Polres Sumbawa Barat dalam mencegah terjadinya TPPO di wilayah hukumnya.

“Kami terus menginstruksikan seluruh Bhabinkamtibmas untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait TPPO dan bijak bermedia sosial. Pencegahan harus dimulai dari tingkat paling bawah, yaitu lingkungan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta mencegah berbagai potensi tindak pidana.

Dengan kegiatan sosialisasi yang menyentuh langsung warga di lingkungan tempat tinggal mereka, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya TPPO semakin meningkat dan mampu bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Sumbawa Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *