LOMBOK BARAT – Dalam upaya memperkuat koordinasi antarinstansi penegak hukum dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Kabupaten Lombok Barat, Satuan Binmas Polres Lombok Barat kembali melaksanakan kegiatan pembinaan koordinasi dan pengawasan (Binkorwas). Langkah proaktif ini diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuripan pada Sabtu, 4 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut bertujuan untuk menyelaraskan persepsi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Kehadiran jajaran Kepolisian di institusi pemasyarakatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergitas antarlembaga merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif, khususnya di area yang memiliki tingkat kerawanan spesifik seperti Lapas.
Mempererat Silaturahmi Melalui Binkorwas Rutin
Kunjungan yang dimulai tepat pukul 10.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Kaurbinopsnal Sat Binmas Polres Lombok Barat, Ipda I Nyoman Dana. Setibanya di lokasi, tim disambut hangat oleh petugas Lapas yang sedang berdinas. Fokus utama dari pertemuan ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bagian dari agenda rutin Binkorwas yang telah dijadwalkan secara berkala oleh Polres Lombok Barat.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Binmas, Iptu Muh. Mahrip, menegaskan bahwa komunikasi dua arah antara Polri dan petugas Lapas sangat krusial. Hal ini dilakukan agar setiap potensi gangguan keamanan dapat dideteksi sedini mungkin melalui koordinasi yang intensif.
“Kami terus mendorong anggota untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan jalinan komunikasi dengan instansi samping tetap terjaga dengan baik. Lapas merupakan objek vital yang memerlukan perhatian khusus dalam aspek pengamanan,” ujar Iptu Muh. Mahrip dalam keterangannya.
Penekanan Sinergitas dalam Pelaksanaan Tugas
Selama kegiatan berlangsung, Ipda I Nyoman Dana bersama personel Sat Binmas lainnya berdialog langsung dengan para petugas Lapas Kelas IIA Kuripan. Dialog tersebut mencakup berbagai aspek teknis pengamanan serta pertukaran informasi terkait situasi terkini di dalam maupun di sekitar lingkungan Lapas.
Ipda I Nyoman Dana menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam menghadapi dinamika yang terjadi. Menurutnya, koordinasi yang solid antara kepolisian dan sipir Lapas akan menciptakan sistem keamanan yang lebih berlapis.
“Tujuan utama kedatangan kami adalah berkoordinasi dengan anggota Lapas Kelas IIA Kuripan untuk selalu bersinergi dalam pelaksanaan tugas harian. Sinergi ini bukan hanya slogan, melainkan tindakan nyata guna menciptakan harkamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Kabupaten Lombok Barat,” ungkap Ipda I Nyoman Dana di sela-sela kegiatannya.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh pihak Lapas. Melalui kolaborasi ini, diharapkan segala bentuk kendala di lapangan dapat diselesaikan dengan cepat melalui jalur koordinasi yang telah terbangun. Petugas Lapas diharapkan tidak ragu untuk segera melapor atau berkonsultasi dengan pihak Kepolisian jika menemukan indikasi gangguan ketertiban yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Menciptakan Wilayah Hukum yang Aman dan Tertib
Upaya pembinaan ini merupakan bagian dari strategi preemtif dan preventif Polres Lombok Barat. Dengan mengedepankan pendekatan humanis dan profesional, Sat Binmas berperan sebagai jembatan yang menghubungkan Polri dengan berbagai lapisan masyarakat serta instansi terkait.
Hingga berakhirnya kegiatan pada pukul 10.20 WITA, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, kondusif, tertib, dan lancar. Tidak ada kendala berarti yang ditemukan selama proses koordinasi berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya keamanan bersama telah tertanam kuat di antara para petugas di lapangan.
Ke depannya, Polres Lombok Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan intensitas kegiatan serupa. Harapannya, melalui Binkorwas yang konsisten, Kabupaten Lombok Barat tetap menjadi wilayah yang stabil secara keamanan, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa merasa khawatir akan adanya gangguan kamtibmas. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung terciptanya rasa aman di tengah masyarakat melalui penguatan integritas dan kolaborasi lintas sektoral.












