Berita  

Penyeberangan Lembar-Padangbai Makin Ketat, Polisi Periksa Kendaraan Sebelum Masuk Kapal

Keamanan Pelabuhan Lembar Diperketat Jelang Penyeberangan
Keamanan Pelabuhan Lembar Diperketat Jelang Penyeberangan

LEMBAR – Keamanan dan kenyamanan para pengguna jasa transportasi laut di lintasan penyeberangan Lembar menuju Padangbai menjadi prioritas utama jajaran Kepolisian Resor Lombok Barat. Pada Senin pagi, 11 Mei 2026, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar kembali menyiagakan personel guna melakukan pengamanan ketat dalam proses pemuatan penumpang dan kendaraan di atas Kapal Motor Penumpang (KMP) Sindu Dwi Tama.

Langkah preventif ini merupakan bagian dari rutinitas yang ditingkatkan untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan pelayaran terpenuhi sebelum kapal bertolak meninggalkan Pulau Lombok menuju Pulau Dewata, Bali. Fokus utama petugas tidak hanya pada kelancaran arus lalu lintas di dalam dermaga, tetapi juga pada aspek legalitas dokumen kendaraan dan keamanan barang bawaan penumpang.

Pengawasan Ketat di Dermaga 1 PT. ASDP Lembar

Kegiatan pengamanan yang dimulai tepat pukul 09.20 WITA ini dipusatkan di Dermaga 1 PT. ASDP Lembar. Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian bersinergi dengan Otoritas Pelabuhan setempat untuk melakukan pemeriksaan komprehensif. Setiap kendaraan yang memasuki lambung kapal tidak luput dari pantauan petugas guna memastikan manifest yang dilaporkan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Iptu Imran, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah obyek vital seperti pelabuhan bertujuan untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami hadir untuk memastikan proses pemuatan berjalan tertib dan sesuai regulasi. Selain aspek keamanan fisik, kami juga melakukan pengecekan terhadap surat-surat kendaraan guna mencegah adanya peredaran kendaraan hasil tindak pidana yang mencoba keluar masuk wilayah Lombok melalui jalur laut,” ujar Iptu Imran saat memantau jalannya kegiatan di Dermaga 1.

Edukasi Keselamatan bagi Penumpang dan Pengguna Jasa

Selain melakukan pengecekan administratif, petugas kepolisian juga aktif melakukan patroli di atas dek kapal. Dalam interaksinya dengan para pengguna jasa, personel memberikan imbauan humanis terkait pentingnya kewaspadaan mandiri. Para penumpang diingatkan untuk selalu menjaga barang berharga mereka dan tetap mematuhi antrean sesuai dengan nomor tiket yang dimiliki agar tidak terjadi penumpukan atau kericuhan di area kompartemen penumpang.

Iptu Imran juga menekankan pentingnya ketaatan terhadap aturan keselamatan selama berada di atas kapal. Hal ini mencakup larangan merokok di area yang berisiko memicu kebakaran serta kewajiban mengikuti instruksi awak kapal dalam situasi darurat. Narasi keselamatan ini terus digaungkan demi menciptakan iklim transportasi yang aman dan menyenangkan bagi semua pihak.

“Kami mengimbau kepada seluruh penumpang agar selalu waspada terhadap barang bawaan masing-masing dan mengikuti seluruh aturan yang berlaku di atas kapal. Kedisiplinan pengguna jasa dalam mengikuti antrean dan mematuhi instruksi petugas adalah kunci keselamatan pelayaran kita bersama,” tambah Iptu Imran.

Detail Manifest Muatan KMP Sindu Dwi Tama

Berdasarkan data yang dihimpun dari otoritas terkait pada keberangkatan kali ini, KMP Sindu Dwi Tama tercatat mengangkut puluhan unit kendaraan dengan berbagai klasifikasi golongan. Secara rinci, kapal membawa total 39 orang penumpang yang akan menyeberang menuju Pelabuhan Padangbai.

Untuk sektor kendaraan, dominasi masih dipegang oleh kendaraan roda dua atau golongan II sebanyak 25 unit. Selain itu, terdapat kendaraan golongan IV.A (kendaraan penumpang pribadi) sebanyak 3 unit, serta golongan IV.B (kendaraan barang kecil) sebanyak 2 unit. Untuk angkutan logistik yang lebih besar, tercatat ada 5 unit kendaraan golongan V.B, 4 unit kendaraan golongan VI.B, serta 2 unit kendaraan besar golongan VII.

Keberagaman jenis muatan ini memerlukan penataan (stowage) yang tepat di atas kapal untuk menjaga keseimbangan atau stabilitas kapal selama berlayar. Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar memastikan bahwa proses pengaturan parkir di dalam car deck dilakukan secara rapi dan aman agar tidak mengganggu operasional kapal saat menghadapi gelombang di perairan Selat Lombok.

Hingga kapal lepas sandar, situasi di Dermaga 1 PT. ASDP Lembar terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya barang berbahaya maupun kendaraan tanpa dokumen yang mencurigakan. Operasi rutin seperti ini diharapkan dapat terus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap keamanan jalur transportasi laut di Nusa Tenggara Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *