Berita  

KEBAKARAN DUA UNIT RUMAH DI LINGKUNGAN RENDA, POLRES DOMPU GERAK CEPAT LAKUKAN PENANGANAN

Telah terjadi peristiwa kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah warga pada hari Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 20.00 WITA, bertempat di Lingkungan Renda, Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

Dua rumah yang terdampak kebakaran tersebut masing-masing milik Sdr. SAHRIL (35), seorang wiraswasta, dan Sdr. H. MASRAN (70), seorang petani, yang keduanya berdomisili di lokasi yang sama.

Berdasarkan keterangan awal di lapangan, kebakaran diduga bermula dari munculnya titik api yang kemudian menyambar botol berisi bensin eceran yang dijual oleh korban. Api dengan cepat membesar dan merembet hingga membakar rumah milik Sdr. H. Masran yang merupakan orang tua dari Sdr. Sahril.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, personel Polres Dompu bersama instansi terkait segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman dan pengamanan. Dalam penanganan tersebut, Polres Dompu turut mengerahkan 1 (satu) unit Armored Water Cannon (AWC) guna membantu proses pemadaman api, bersinergi dengan Dinas Pemadam Kebakaran yang menurunkan 2 (dua) unit mobil pemadam.

Hingga saat ini, petugas gabungan masih terus melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi guna mencegah munculnya kembali titik api serta mengamankan area sekitar dari potensi bahaya lanjutan.

Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan selalu siap siaga dalam merespons setiap laporan masyarakat.

“Kami mengapresiasi peran serta masyarakat yang cepat melaporkan kejadian ini, sehingga personel dapat segera dikerahkan ke lokasi. Polres Dompu berkomitmen untuk selalu cepat tanggap, baik terhadap laporan yang disampaikan secara langsung maupun melalui media sosial, demi memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar IPTU Nyoman.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyimpan bahan bakar atau benda mudah terbakar di lingkungan tempat tinggal guna mencegah terjadinya peristiwa serupa.

Situasi terakhir di lokasi kejadian dilaporkan berangsur kondusif, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *