Berita  

Jaga Kelestarian Laut, Sat Polairud Polres Bima Kota Sosialisasikan Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan

Bima, NTB – Dalam rangka menjaga keamanan wilayah perairan serta meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir terhadap keselamatan pelayaran dan kelestarian lingkungan laut, Personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Bima Kota melaksanakan kegiatan patroli dan monitoring aktivitas nelayan di Pelabuhan Laut Sape, Selasa (14/7/2026) pukul 09.02 Wita.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasat Polairud Polres Bima Kota menjelaskan bahwa kegiatan patroli tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam memberikan pembinaan dan edukasi kepada para nelayan yang beraktivitas di wilayah perairan hukum Polres Bima Kota.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Polairud melakukan pemantauan terhadap aktivitas nelayan sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan keselamatan berlayar.

Petugas mengimbau para nelayan agar tidak menggunakan bahan peledak (bom ikan) maupun cara-cara penangkapan ikan yang melanggar hukum karena selain membahayakan keselamatan jiwa, juga dapat merusak ekosistem laut, khususnya terumbu karang yang menjadi habitat berbagai jenis biota laut.

“Penggunaan bom ikan tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengakibatkan kerusakan lingkungan laut yang berdampak pada keberlangsungan sumber daya perikanan. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh nelayan untuk melakukan penangkapan ikan secara ramah lingkungan,” jelas Kasat Polairud.

Selain itu, personel Sat Polairud juga mengingatkan para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut dengan membawa perlengkapan keselamatan, seperti life jacket, life buoy, maupun alat keselamatan lainnya sebagai antisipasi apabila terjadi keadaan darurat di laut.

Polres Bima Kota berharap melalui kegiatan patroli dan pembinaan yang dilakukan secara rutin, para nelayan semakin memahami pentingnya menjaga kelestarian sumber daya laut sekaligus meningkatkan budaya keselamatan saat berlayar, sehingga aktivitas penangkapan ikan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *