Mataram, NTB – Di tengah padatnya aktivitas masyarakat perkotaan, semangat gotong royong tetap hidup dan menjadi kekuatan dalam membangun lingkungan yang sehat. Hal itu terlihat saat Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Sapta Marga, Komando Rayon Militer (Koramil) Serka Jose Da Costa, bersama Lurah Sapta Marga dan puluhan warga bahu-membahu membersihkan lingkungan di Jalan Srikandi, Lingkungan Panaraga Utara, Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan nyata yang dirasakan langsung oleh warga, Jumat (17/7/2026).
Gotong Royong Dimulai dari Kepedulian Bersama
Kegiatan diawali dengan seluruh peserta bergerak membersihkan saluran drainase yang tersumbat akibat tumpukan sampah serta memangkas ranting-ranting pohon yang menjulur ke badan jalan.
Pembersihan dilakukan secara menyeluruh agar aliran air kembali lancar dan tidak menjadi pemicu genangan ketika hujan turun. Di sisi lain, pemangkasan pohon bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan dengan memperbaiki jarak pandang para pengendara.
Bagi warga, kegiatan tersebut bukan sekadar kerja bakti, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan dan membangun kepedulian terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.
Wujud Pembinaan Teritorial Koramil 1606-01/Cakranegara
Aksi sosial tersebut merupakan bagian dari program Pembinaan Teritorial (Binter) Koramil 1606-01/Cakranegara dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan sederhana namun berdampak besar ini, Koramil ingin menanamkan kembali budaya gotong royong sebagai solusi menghadapi berbagai persoalan lingkungan.
Selain menciptakan kawasan yang lebih bersih dan nyaman, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif dalam mencegah munculnya penyakit akibat saluran air yang tersumbat serta meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh pohon atau ranting yang menghalangi pandangan pengguna jalan.
Babinsa Kelurahan Sapta Marga, Serka Jose Da Costa, menegaskan bahwa budaya gotong royong merupakan warisan luhur bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Gotong royong adalah budaya luhur bangsa yang harus terus kita pelihara. Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, karena lingkungan yang bersih akan menciptakan kehidupan yang sehat, nyaman, dan aman. Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi penggerak kebersamaan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kolaborasi Jadi Kunci Lingkungan Sehat
Lurah Sapta Marga, Gusti Ryan Winardy, S.STP., memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif Babinsa dan tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, TNI, dan warga merupakan modal penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.
“Kami berharap semangat gotong royong seperti ini terus terjaga. Dengan kebersamaan, berbagai persoalan lingkungan dapat diselesaikan bersama sehingga Sapta Marga menjadi kawasan yang semakin bersih, asri, sehat, dan aman bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan pada kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kewajiban seluruh elemen masyarakat. Kehadiran Babinsa sebagai motor penggerak di lapangan semakin memperkuat hubungan emosional antara TNI dan warga dalam mewujudkan wilayah yang aman, sehat, dan sejahtera.
Melalui kegiatan gotong royong ini, Koramil 1606-01/Cakranegara kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya sebagai aparat kewilayahan yang menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga sebagai mitra yang aktif menggerakkan kepedulian sosial, memperkuat budaya gotong royong, serta mendukung terciptanya lingkungan yang berkualitas demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.












