Berita  

Cegah Bullying dan Kenakalan Remaja, Wakapolda NTB Sambangi SMPN 6 Mataram

 

MATARAM, NTB – Kepedulian terhadap dunia pendidikan terus ditunjukkan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB). Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., mengunjungi SMPN 6 Mataram, Senin (26/10/2026), untuk mempererat silaturahmi sekaligus memberikan pembinaan kepada para siswa dan tenaga pendidik.

Kunjungan tersebut turut dihadiri sejumlah Pejabat Utama Polda NTB. Selain memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kepolisian untuk mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku negatif.

Dalam kunjungan itu, Wakapolda NTB menyapa para guru dan siswa serta berdialog secara humanis. Ia secara khusus mengingatkan para pelajar agar menjauhi tindakan perundungan atau bullying yang dapat berdampak buruk terhadap kondisi psikologis korban dan mengganggu proses belajar di sekolah.

Selain perundungan, kenakalan remaja juga menjadi perhatian. Para siswa diajak untuk membangun pergaulan yang sehat, saling menghormati, menaati aturan, serta menghindari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Wakapolda NTB juga menekankan pentingnya peran guru dalam melakukan pengawasan dan pembinaan secara berkelanjutan. Menurutnya, lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi seluruh siswa untuk menuntut ilmu, mengembangkan potensi, dan meraih cita-cita tanpa rasa takut terhadap ancaman maupun perlakuan tidak menyenangkan.

“Kami berharap kegiatan pembinaan yang dilakukan kepolisian ini dapat mencegah pengaruh negatif bagi pelajar serta meningkatkan pemahaman terhadap hal-hal yang dapat membawa pengaruh buruk bagi pembentukan karakter para pelajar,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., menjelaskan bahwa kunjungan kepolisian ke sekolah-sekolah merupakan bagian dari implementasi program prioritas Kapolri sekaligus bentuk nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan.

“Kegiatan ini adalah Polisi Peduli Pendidikan dalam rangka mendukung kelancaran proses pendidikan di sekolah. Dengan kedekatan Polri dengan masyarakat diharapkan dapat mendorong terwujudnya Harkamtibmas di lingkungan pendidikan khususnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kehadiran polisi di lingkungan sekolah tidak sebatas menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga membangun komunikasi serta hubungan yang harmonis dengan guru dan siswa.

“Kunjungan kita ke sekolah-sekolah ini tujuannya untuk membangun kedekatan Polri dengan masyarakat sesuai moto Polri saat ini, yaitu ‘Polisi Bersama Masyarakat’,” tambahnya.

Polda NTB berharap program Polisi Peduli Pendidikan dapat memperkuat kolaborasi antara kepolisian, pihak sekolah, dan masyarakat dalam mencegah perundungan, kenakalan remaja, serta berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan pendidikan.

Melalui pembinaan sejak dini dan pengawasan bersama, para pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, saling menghargai, serta mampu menciptakan lingkungan sekolah yang positif dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *